Apa yang sudah anda siapkan untuk menghadapi kematian?
Ketika saya menulis blog ini, jam di komputer saya sudah menunjukan pukul 21.25, ditemani alunan lagu Boyz II men di keheningan gelapnya malam, maka tertuanglah tulisan ini.Malam itu saya iseng buka friendster, entah kenapa tiba-tiba saja ada keinginan untuk melihat deretan teman-teman saya di friendster. Tanpa disadari, mata saya tertuju pada foto teman saya yang sudah almarhum. Disitu tertulis testimonial dari sahabat-sahabatnya yang indah sekali. Doa-doa yang teriring dari hati yang ikhlas sebagai tanda cintanya kepada beliau. Doa pengantar ke alam yang tenang dan abadi.
Kebanyakan dari kita akan menulis tentang bayangan kenikmatan yang berbau dunia ketika menuliskan atau ditanya tentang Visi hidup. Menurut pemahaman yang saya yakini, sebelum kita menuliskan Visi hidup, hendaknya didasari oleh pertanyaan-pertanyaan berikut:
Sebagian dari kita mungkin akan terperanjat dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Bisa jadi karena sibuk dengan pekerjaan atau aktifitas yang menjauhkan diri dari Visi hidup yang sebenarnya.
Keindahan, kecerdasan dan keikhlasan dari jawaban-jawaban pertanyaan diatas akan menentukan posisi kita di akhirat kelak.
Selamat menemukan Visi hidup yang sebenarnya.
0 komentar:
Posting Komentar